Tiga Puluh Sembilan (Last Episode)

1200 Words

Author POV “Sayang, jangan baby Dicka terus dong yang diperhatiin. Aku nya kapan? Aku juga kangen diperhatiin kamu.” Protes Devan. “Masa sama anak sendiri cemburu sih kamu. Lagian kamu kan juga udah gede.” Ya, setelah beberapa bulan pernikahan Devan dan Siska dikarunia seorang bayi laki-laki yang sangat lucu yang diberinama Dicka. Jangan ditanya lagi mengapa mereka cepat mendapatkan anak, yang pasti atas usaha keras mereka tiap hari tiap malam. Sebenarnya Siska terkadang menolak dengan berbagai alasan, namun selalu tidak mempan. Siska harus ekstra sabar mempunyai suami yang terlanjur m***m. Tapi nggak papa asalkan mesumnya sama istri sendiri. Awas aja kalau mesumnya sama wanita lain, bisa-bisa bisa dipotong tu asset Devan sama Siska. “Sis, udah dong. Itu kan Dicka udah tidur. Kamu taru

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD